709 Personil TNI Polri amankan PT GNI, Situasi terus membaik

Morowali Utara, Monitoring News- Situasi terus membaik di lokasi perusahaan PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) di Kabupaten Morowali Utara, Tenaga Kerja Asing (TKA) terus membaur bersama Tenaga Kerja Indonesia (TKI) melakukan aktifitas operasional perusahaan,

Hal itu diungkapkan Kapolres Morowali Utara AKBP Imam Wijayanto, SIK, MH saat menyampaikan perkembangan situasi PT GNI di Kabupaten Morowali Utara, Rabu (18/1/2023) malam kepada awak media,

“Malam ini saya bersama HRD PT GNI bapak Mugni menyampaikan bahwa sampai dengan malam hari ini situasi PT GNI sudah sangat aman dan terkendali,” ungkapnya

Kapolres Morowali Utara itu juga menyebut, sebanyak 709 personil gabungan TNI Polri membantu pengamanan di lokasi PT GNI Kabupaten Morowali Utara,

Karyawan TKA dan TKI sejak hari pertama bekerja pasca rusuh sampai dengan hari ini Rabu (19/1) kembali berinteraksi seperti biasa mereka menunjukan kerjasana yang harmonis, terang Imam Wijayanto

Sampai hari ini aktifitas di perusahaan tidak ada kendala yang berarti, operasional berjalan normal dan untuk nemberikan jaminan keamanan, personil TNI Polri sudah ditempatkan di Pos-pos yang strategis sekitar PT GNI, pungkasnya

,,Tim,,

Bentrok Maut di Pabrik Smelter PT GNI Morowali Utara, 3 Tewas yakni 2 Pekerja Lokal dan 1 TKA

Situasi di lokasi tambang Morowali Utara yang terjadi bentrok antar pekerja

Morowali Utara Monitoring News, — Bentrokan terjadi di area smelter PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, Sabtu (14/1) malam menyebabkan dua pekerja lokal dan satu tenaga kerja asing (TKA) meninggal dunia.

“Iya ada korban meninggal 2 orang TKI dan 1 orang TKA. Kemudian ada tiga orang pekerja yang mengalami luka-luka,” kata Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto kepada CNNIndonesia.com, Minggu (15/1). yang dilansir jurnalisbertasbih.com.

Bentrokan dipicu karena pihak keamanan perusahaan menahan sekitar 500 pekerja yang mencoba memasuki pos 4 pabrik smelter milik PT GNI untuk melakukan aksi mogok kerja.

Mogok kerja itu dilakukan usai tujuh dari delapan tuntutan mereka belum disetujui oleh pihak perusahaan.

“Karena dihalangi masuk sehingga ratusan pekerja itu melempari dan merusak kantor security. Kemudian mereka menerobos masuk di pos 4 lalu menuju ke mess karyawan dan membakar sebuah mes karyawan hingga rata dengan tanah,” ungkapnya.

Personel kepolisian bersama TNI yang tiba di lokasi, kata Didik, berusaha untuk menenangkan para pekerja. Namun menurut Didik upaya aparat itu tidak diterima sehingga terjadi adu mulut yang berujung pada pelemparan ke arah petugas.

“Kemudian ada karyawan dari divisi dump truck yang melintas di lokasi aksi mogok bekerja. Para pekerja langsung menyerang pekerja yang tidak ikut aksi mogok sehingga terjadi bentrok mengakibatkan ada 3 orang pekerja dari divisi dump truck yang mengalami luka di bagian badan dan 3 unit kendaraan roda dua dirusak,” jelasnya.

Pada saat yang bersamaan, kata Didik terjadi aksi saling kejar dan lempar yang mengakibatkan korban meninggal dunia dari pihak pekerja.

“Dalam aksi itu memakan korban jiwa hingga meninggal dunia, korban dari TKI sebanyak dua orang dan TKA satu orang meninggal dunia,” bebernya.

Didik menuturkan bahwa bentrok tersebut akhirnya bisa dikendalikan setelah petugas kepolisian melerai dua kelompok pekerja yang terlibat bentrok. Petugas juga mengimbau untuk membubarkan diri.

“Sementara untuk TKA diamankan dan dievakuasi di lokasi smelter 2 PT GNI,” ujarnya.

Akan tetapi, aksi pembakaran mes karyawan yang dilakukan sekitar 500 massa pekerja kembali terjadi dan merusak 5 unit kendaraan milik PT GNI.

“Mess karyawan wanita nyaris ikut terbakar. Petugas berhasil evakuasi karyawan wanita yang berada di dalam mes. Kemudian ada 5 mobil yang dibakar,” tuturnya.

Aksi pekerja pun terhenti setelah petugas kepolisian yang menggunakan kendaraan taktis untuk menghalau pergerakan para pekerja dan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

“Mereka juga menyerang dan melempari petugas sehingga diberikan tembakan gas air mata. Ada 69 orang kita amankan bersama barang buktinya,” kata dia.(Tim)

Dirut Perumda Pasar Bekukan Pengurus, Ricuh Jamaah Masjid Baabur Rizqi Kawatir Nasib Santri Terlantar

Makassar, Monitoring News-Jamaah masjid Baabur Rizqi Pasar Pusat Niaga Daya dibuat terkejut dengan tampilnya salah satu Direktur Teknik & Perpasaran Perumda Pasar Makassar Raya di hadapan jamaah seusai sholat Jumat, membacakan Surat Dirut Perumda Pasar tentang Berakhirnya Masa Kepengurusan Masjid periode 2021- 2023 ( 6/1/2023).

Direktur Teknik tersebut langsung mengumumkan bahwa Pengurus masjid periode 2021-2023 telah demisioner dan dibekukan , sambil menunjuk Kepala Pasar dan Imam Kelurahan Daya sebagai Tim yang mengendalikan masa transisi sambil menyusun kepanitiaan pemilihan pengurus masjid periode berikutnya.

Pernyataan tersebut sontak mendapatkan reaksi dari jamaah , dianggap sebagai sebuah tindakan pendzaliman. Drs H Burhanuddin B,MA Ketua Pengurus masjid langsung bereaksi , menyesalkan sikap dan tindakan Dirut ( melalui Direktur Teknik) yang tiba tiba mengambil alih dan menghentikan ( membekukan) peran fungsi Pengurus walau dengan alasan telah berakhir masa tugasnya.
Padahal menurut Para Pengurus , sesuai kelaziman selama ini sebagaimana berlaku pada kepengurusan sebelumnya, masa tugas pengurus adalah selama 3 tahun.
Bahkan anehnya pengurus terdahulu pernah bertugas selana 11 tahun dan disebut sebagai 2 periode, satu periode adalah 3 tahun. Berarti mereka dulu berapa periode itu, kenapa tak ada satupun pihak yang mempersoalkan ? Kenapa pengurus saat ini hanya diberikan waktu 2 tahun ini yang menurutnya kurang lazim dan menyalahi komitmen saat pembentukan panitia pemilihan pengurus dua tahun lalu.
Mestinya dinamika perbedaan pendapat ini difasilitasi untuk dibicarakan, bukan diambil alih secara mendadak dan sepihak seperti ini”, tuturnya.

Masih menurut Drs H Burhanuddin B, MA , Dirut Pasar dalam posisi sebagai orang tua bagi masyarakat pasar , mestinya bisa memanggil kami untuk membicarakan terlebih dahulu bagaimana mempersiapkan kondisi ini , tidak langsung membekukan seperti ini. Siapa yang sanggup mengelola Program layanan jamaah termasuk mengurus nasib puluhan santri Tahfidz jika pengurus dihentikan mendadak seperti ini.

Pihaknya meminta ketegasan pihak Dirut Perumda Pasar bagaimana mengatasi kondisi transisi ” demisioner” ini, jangan sampai para janaah dan santri pondok Tahfidz terlantar gara gara pengambil alihan kepengurusan tanpa melibatkan pengurus yang telah berjalan selama ini.

Suasana nyaris ricuh, beberapa jamaah dan orang tua santri berteriak mempertanyakan nasib pada santri pondok tahfidz yang selama inj dibina dan dikelola dalam naungan pengurus masjid dengan fadilitas gratis. Bagaimana ini, siapa yang bertanggung jawab kalau caranya begini, bukankah ini pendzaliman “, teriak seorang jamaah .

Kondisi sempat mereda setelah mendapatkan arahan dari aparat dan Kapolsek Biringkanaya . Aparat Danramil Biringkanaya dan beberapa tokoh masyarakatpun turut mengamankan situasi.
Kepada Tim Media yang mewawancarai, Kapolsek Biringkanaya mengharapkan adanya kondisi yang terkendali, jaga ketertiban. Selesaikan persoalan Kepengurusan kedepan dengan baik, musyawarah kan dengan semua unsur baik Jamaah, Pengurus lama serta pihak Pengelola pasar dan Pemerintah setempat.

Beberapa ibu jamaah masjid Baabur Rizqi dihadapan Kapolsek dan Aparat keamanan lainnya secara serius mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi krusial seperti ini. Menurutnya aparat kepolisian perlu memfasilitasi agar situasi segera kondusif, ada kejelasan pengelolaan para santri di masjid Baabur Rizqi ini.

Diketahui bahwa selama ini, pengurus telah membina program pondok sekitar 22 santri Tahfidz Qur’an gratis, serta ratusan santri Iqro dan majelis taklim muslimat.

Tim

Jumat Curhat, Polda Sulsel Terima Aspirasi Warga Di Ben’s Coffe Makassar

Makassar-Monitoring Nrws-Wakapolda Sulsel Brigjen Pol.CH.Patoppoi  mengadakan kegiatan bertajuk “Jumat Curhat” untuk mendengarkan keluhan masyarakat, Jumat (5/01/2023). Wakapolda Sulsel bersama Irwasda dan PJU Polda Sulsel ngobrol santai bersama warga di Ben’s Coffe di Jl Kajolalido Makassar.

Berbagai hal dibicarakan dengan santai, mulai dari warga mengapresiasi banyaknya didirikan pos-pos keamanan, sehingga warga merasa aman, warga juga meminta agar Polisi rutin melakukan patroli, dan Bhabinkamtibmas aktif mengunjungi masyarakat dan memberikan sosialisasi.

Warga juga meminta Polda Sulsel harus tegas terhadap pelaku begal, curat dan curas serta perkelahian kelompok atau tawuran yang ada di Kota Makassar, sehingga ada efek jerah terhadap pelakunya.

Wakapolda Sulsel menyambut baik apresiasi yang diberikan masyarakat  terlebih kepada jajarannya yang telah bekerja keras untuk melayani masyarakat dengan cepat. Ia juga menegaskan anggota Polri setiap mendapatkan laporan atau masukan dari masyarakat, akan direspon cepat demi kenyamanan dan keamanan masyarakat.

“Silahkan sampaikan keluhan, saran, kesalahan bahkan kritikan kepada kami sehingga tugas kami ke depan semakin baik agar terwujud rasa aman dan nyaman di Wilayah hukum Polda Sulsel,” ungkap Wakapolda.

Dari curahan ini, lanjut Wakapolda Sulsel, akan langsung merespon dan menjawab serta akan kami berikan solusi, hingga para pejabat utama Polda Sulsel.

CH Patpppoi juga berharap masyarakat tetap bersinergi dalam menghadapi perkembangan saat ini dan apabila ada permasalahan menonjol segera laporkan, sehingga dapat diantisipasi guna menekan gangguan kamtibmas.

,,Humas polda Sulsel,, Mahmuddin,,

Rumah Qur’an Ibnul Qayyim Dibuka, untuk Kuatkan Keimanan Generasi Anak-Anak Bangsa di Tengah Kian Mutlikulturnya Penduduk Bahodopi

SULTENG, Monitoring News – Adanya pertambangan nikel di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng). Nampaknya mendorong banyak  penduduk dari daerah lainnya, bahkan warga negara asing pun khususnya dari Negara Tiongkok untuk menjadi tenaga kerja pada perusahaan nikel multinasional terbesar di Indonesia ini.

Tentunya fenomena semacam ini, maka sangat berpotensi menimbulkan pergesekan budaya global yang dapat mengikis nilai-nilai kearifan lokal yang sifatnya berbasis kehidupan religi tersebut. Hal itulah, sehingga dibuka  Rumah Qur’an Ibnul Qayyim di Desa Makarti Jaya, Kecamatan Bahodopi.

Begitu ungkapan Pimpinan Rumah Qur’an Ibnul Qayyim,  Sarah Alfiyah Sabilillah SH pada media ini, Kamis (24/11/2022). “Kita sangat bersyukur berkat atas adanya kerja sama pemerintah daerah dan pemerintah desa, sebab kini telah di buka Rumah Qur’an Ibnul Qayyim,” ucapnya.

Ia lanjut menyampaikan, bahwa Rumah Qur’an ini beralamat di Dusun 4 BLok G, Desa Makarti Jaya ini, telah memiliki santri sejumlah 47 siswa dengan tenaga pengajar sebanyak 5 orang.

Menurutnya, kita berharap atas kehadiran Rumah Qur’an ini dapat menguatakan nilai-nilai keimanan anak-anak generasi bangsa di daerah ini, di tengah kian multikulturnya penduduk Bahodopi dengan berbagai latarbelakang suku dan budaya bahkan sudah berkeragaman kewarganegaraan.

“Apalagi di  Bahodopi ini sudah menjadi daerah yang semakin berpenduduk multikultur dari akibat  adanya pertambangan nikel,” tutur Sarah yang juga selaku penanggung jawab Rumah Qur’an Ibnul Qayyim tersebut.

Sarah pun  sangat berharap semoga Rumah Qur’an Ibnul Qayyim  ini, sehingga mampu menciptakan santriwati dan santriawan yang patut dijadikan generasi pelanjut bangsa dan agama. “Jadi bagaimana melalui penguatan keimanan itu, sehingga bisa memproteksi nilai-nilai kearifan lokal yang sifatnya berbasis kehidupan religi agar terus survive, di tengah terjadinya potensi pergesekan budaya global, akibat dampak dari kegiatan operasional perusahaan nikel multinasional di Bahodopi ini,”bebernya.

Sedangkan Mahsun, salah seorang toko masyarakat di Desa Makarti Jaya, mengaku sangat mengapresiasi atas dibukanya  Rumah Qur’an Ibnul Qayyim tersebut. “Kami sangat bersyukur atas adanya Rumah Qur’an, dikarenakan tidak perlu anak-anak kami pergi jauh-jauh kepondok pesantren diluar Kecamatan Bahodopi,” terangnya. (Sukamri/Made)

Kemeriahan di Hari Jadi Media Satya Bhayangkara Ke-3 Tahun.

SATYA BHAYANGKARA | JENEPONTO — Sabtu 31/12/2022, Tepat pada malam pergantian tahun 2022 / 2023 Media Satya Bhayangkara genap berusia 3 tahun yang dalam pelaksanaan acara ini cukuplah meriah dengan kehadiran para wartawan dan wartawati dari berbagai daerah di kabupaten jeneponto, Kabupaten Gowa, Kabupaten Takalar, Kabupaten Bulukumba, kabupaten bantaeng, kabupaten sinjai, Kota Makassar, Jakarta, bandung, perwakilan dari jawa barat, serta perwakilan dari berbagai penjuru di wilayah indonesia.

Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama rekan rekan media satya bhayangkara dan Kabar21 yang tentunya adalah satu perusahaan PT. Putra Pradayudha Rezki Serta para keluarga besar Media Satya Bhayangkara yang mendukung acara ini sampai bisa terlaksana dengan baik.

Sebelum acara pemotongan nasi tumpeng terlebih dahulu sepatah kata di sampaikan oleh Ketua Umum Redaksi yang sekaligus pimpinan perusahaan Media Satya Bhayangkara Irsan Hb.

Dalam sambutannya Irsan mengatakan bahwa sangat bersyukur dan berterimakasih terhadap para rekan rekan serta keluarga besar yang hadir dalam acara ini, kebersamaan serta kekompakan semoga selalu terjaga di kubu media kita ini, dan tetap menjunjung tinggi kode etik sebagai jurnalis.

Sementara itu wakil pimpinan umum satya Bhayangkara Muhammadong Krg tinggi juga memberikan kata kata Motivasi terhadap seluruh rekan rekan media yang hadir bahwa tugas kita ini sebagai media sangatlah mulia, dan semoga seluruh rekan rekan mampu menjaga citra satya bhayangkara yang saat ini sudah mulai harum namanya.

Setelah memberikan sambutan serta sepatah kata acara pemotongan nasi tumpeng di mulai dan i awali oleh Pimpinan redaksi yang mendapat suapan dari Pimpinan umum Media Kabar21 Ismail Selle, dan saling menyuapi satu sama lain, di iringi lagu selamat ulang tahun.

Editor : Asmail dg tutu

Polda Sulsel Gelar Press release Giat Akhir Tahun 2022 di Mapolrestabes Makassar

Makassar-Monitoring News-Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) Irjen Pol Nana Sudjana hari ini, Minggu (31/12) mengadakan rilis laporan akhir tahun 2022 yang bertempat di Mapolrestabes Makassar.

Press release yang dilaksanakan tersebut dihadiri Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Chuzaini Patoppoi, para PJU Polda Sulsel, Kapolrestabes Makassar, Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo serta dari Pejabat TNI.

Dalam kesempatan ini, Kapolda menyampaikan, pihaknya berhasil merampungkan kasus Pidana sebanyak 14.935 dari total 25.357 yang ditangani Polda Sulsel sepanjang 2022. “Artinya kasus yang masuk ke Polda Sulsel sebagian besar sudah ditindaklanjuti secara optimal,” tandas dia.

Dikatakan pula, untuk tindak pidana korupsi pada tahun 2022 diungkap dengan penyelesaian sebanyak 57 perkara, yang berhasil menyelamatkan uang sebesar 38 Milyar

Sementara, lanjut Kapolda, Penyalahgunaan narkotika pada tahun 2022 dapat diungkap sebanyak 2.028 perkara dengan penyelesaian sebanyak 1.860 perkara, dan jumlah tersangka yang berhasil diamankan sebanyak 2.699 orang dan secara umum barang bukti yang diamankan 17 kilo gram narkotika jenis ganja dan 510.420 butir obat-obatan daftar G

Selain itu, Irjen Pol Nana Sudjana menyebut ada 140 pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh anggota Polda Sulsel tahun 2022 Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun 2021 sebanyak 204 pelanggaran.

Mengenai capaian vaksinasi, Kapolda menyebutkan sudah mencapai dosis pertama sudah mencapai sebanyak 80,7% dosis kedua 61,7%, dosis ketiga 15,9% dan dosis keempat 31,7%..

Kapolda Sulsel dalam sambutannya juga menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan atas kerjasama para awak media dengan Polda Sulsel selama ini, “semoga tahun depan kerjasama ini bisa ditingkatkan dalam rangka meningkatkan kondusifitas kamtibmas,”tutup Kapolda Sulsel.

,,Humas Polda Sulsel,,

Tidak main – main, Tiga Organisasi Layangkan laporan resmi ke KPK

Bandung- Monitoring News- laporan resmi telah dilayangkan oleh 3 unsur lembaga yaitu Komite pencegahan Korupsi Jawa Barat (kpk-jabar), Lingkaran Nasional Anti Korupsi (Linak) dan Konpanri ( Komite Nasional Pemantau Apartur Negara Republik Indonesia) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia ( KPK -RI ) terkait adanya dugaan Korupsi di kabupaten Bandung yang jelas melibatkan Banyak nya oknum pejabat.(27/12/2022).

Selama ini oknum pejabat dikabupaten Bandung merasa sombong seakan kebal hukum dan bersih dari Korupsi, namun pada kenyataannya tidak sesuai dengan realita, bahkan banyak kongkalingkong berjamaah yang justru merugikan uang rakyat.

Menurut salah satu koordinator tim pelapor Karyana, mengatakan kepada media, bahwa laporan yang sudah disampaikan ke pada KPK RI kini telah dan sedang didalami, karena kamipun tidak main – main, jelas dengan bukti yang kami miliki, selanjutnya silahkan saja tanya dan konfirmasi ke KPK RI betul atau tidak ada laporan tentang dugaan korupsi dikabupaten Bandung ? dan sejauhmana penanganannya ?
“Kami tidak tinggal diam dan terus memantau perkembangan atas laporan yang kami sampaikan kepada KPK RI, karena kami memberikan laporan lengkap dengan bukti, dan silahkan saja bisa di konfirmasi kepada pihak KPK RI terkait hal tersebut sudah sejauh mana ditindak lanjuti”. Terang Taryana.

Karyanapun menambahkan, bahwa hasil WTP BPK RI bukan berarti bersih dari Korupsi, terus juga banyaknya prestasi bukan berarti tidak ada korupsi, disini kita tidak ada unsur politik dan lain – lain, tapi murni bahwa menurut nya dugaan korupsi dikabupaten Bandung ini sudah kebablasan dan seakan penegak hukum tak mempan di kabupaten Bandung .

Selanjutnya Karyanapun berharap agar KPK RI segera periksa BPK RI perwakilan provinsi Jawa barat dan juga inspektorat kabupaten Bandung dan dinas PUTR kabupaten Bandung mengingat banyak nya kejanggalan yang ada .
“Saya mewakili rekan – rekan yang tergabung dalam 3 organisasi berharap agar KPK RI untuk segera memeriksa BPK RI Perwakilan Jawa Barat, dan juga Inspektorat serta Dinas PUTR Kabupaten Bandung karena banyak sekali kejanggalan”. Ujar Taryana

Karyanapun mempertegas “bahwa Informasi terakhir yang kami terima bahwa kini KPK RI sedang benar – benar mendalami laporan kasus adanya dugaan Korupsi dikabupaten Bandung, dan ini jelas bukan hoax KPK RI pun tentu akan menjaga integritas nya, dan tidak benar kalau KPK RI seakan sudah terekndali di kabupaten Bandung.

Laporan : Tim

Polri Gelar Upacara Korps Raport ke 42 Pati dan 121 Pamen

Jakarta – Monitoring News-Polri menggelar upacara Korps Raport atau kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi terhadap 42 Perwira Tinggi (Pati) dan 121 Perwira Menengah (Pamen).

Kenaikan pangkat itu sendiri meliputi, Brigjen ke Irjen, Kombes ke Brigjen dan AKBP ke Kombes. Kegiatan itu digelar di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu, 31 Desember 2022.

“Iya betul, upacara kenaikan pangkat akan dilaksanakan hari ini,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan.

Kenaikan pangkat Pati itu sendiri berdasarkan ST/2775/XII/2022 Tanggal 23 Desember 2022, KEPPRES RI Nomor 87/Polri/Tahun 2022 Tanggal 7 Desember 2022 dan KEPPRES RI Nomor 102/Polri/Tahum 2022 Tanggal 30 Desember 2022.

Sedangkan tingkat Pamen berdasarkan, ST/2080/IX/2022 Tanggal 29 September 2022, ST/2775/XII/2022 Tanggal 23 Desember 2022, ST/2776/XII/2022 Tanggal 23 Desember 2022 dan KEPPRES RI Nomor 103/Polri/Tahun 2022 Tanggal 30 Desember 2022.

Menurut Dedi, berdasarkan keputusan Presiden terdapat 42 personel Polri naik pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Irjen dan Brigjen.

Dalam hal tersebut, personel yang naik ke pangkat Irjen ada 10 orang, ke pangkat Brigjen terdapat 27 orang dan kenaikan pangkat ke Brigjen melalui jalur pengabdian ada lima orang.

Sedangkan, di tingkat Pamen, yang kenaikan pangkat di jalur reguler sebanyak 108 orang dan pengabdian terdapat 13 personel.

,, Humas Polda Sulsel,, Mahmud,,

Diduga Serobot Lahan, Masyarakat Desa Buleleng Boikot Aktifitas PT. BCPM

Morowali -Monitoring News-Masyarakat Desa Buleleng Kecamatan Bungku Pesisir Kabupaten Morowali Tetap Berada di Tenda Hingga mendapat tanggapan dari Pihak Perusahaan

Sudah kurang lebih sebulan lamanya, masyarakat desa Buleleng, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali secara massif melakukan pressure dalam rangka menuntut hak-hak atas kepemilikan lahan bersertifikat. Baik dengan melakukan aksi unjukrasa hingga melakukan blockade jalan houling menuju pelabuhan jetty PT. Bima Cakra Perkasa Mineralindo (BCPM).

Konflik lahan yang terjadi antara warga desa Buleleng versus PT. BCPM, diketahui sudah berlangsung selama dua tahun terakhir. Pihak perusahaan diduga telah melakukan pengrusakan dan penyerobotan lahan bersertifikat milik masyarakat seluas 54 ha, tanpa dilakukan kompensasi alias ganti rugi Warga Masyarakat Desa Buleleng Kecamatan Bungku Pesisir Kabupaten Morowali Masih tetap bertahan ditenda tempat melakukan Aksi Boikot PT.BCPM

Perjalanan panjang konflik agraria yang seakan tidak berkesudahan diantara kedua belah pihak, menyisahkan cerita pilu perjuangan warga. Salah satunya adalah cerita intimidasi dari pihak perusahaan dengan menggunakan oknum aparat, baik TNI maupun Polri. Oknum-oknum aparat disebut, kerap mandatangi warga bahkan terkesan mengawal aktifitas perusahaan.

Padahal, pihak perusahaan melalui surat penyampaian Bupati Morowali menegaskan pihak perusahaan tidak diperkenankan untuk melakukan operasional pengangkutan dan pemuatan material ore nikel sampai dengan terpenuhinya hak-hak masyarakat. Dan pihak perusahaan diminta untuk mematuhi penyampaian tersebut, yang mana penyampaian itu merupakan hasil kesepakatan bersama.

Akan tetapi, pihak perusahaan justru tidak mengindahkan kesepakatan bersama maupun surat penyampaian Bupati Morowali dan memilih tetap melakukan aktifitas pengangkutan maupun pemuatan material ore nikel. Sehingga, hal itu memantik terjadinya aksi unjukrasa sekaligus aksi pendudukan jalan houling oleh sejumlah masyarakat Buleleng.

Dalam aksi unjukrasa itu pula, warga mendesak agar pemerintah daerah tidak hanya sekedar lempar batu sembunyi tangan dengan melayangkan surat penyampaian tanpa tindakan tegas sebagaimana tertuang dalam poin tiga. Bupati Morowali diminta melakukan evaluasi terkait Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasional Produksi (OP) PT. BCPM.

Kepada Wartawan, Minggu (30/10/2022), Rustam selaku Koordinator Lapangan massa aksi maupun selaku pemilik lahan bersertifikat mengungkapkan, warga Buleleng dalam menyikapi dugaan pengrusakan dan penyerobotan lahan sudah melakukan pelaporan kepada pihak kepolisian resort morowali terhadap PT. BCPM dan sampai saat ini masih menunggu proses.

Saat ini, kembali masyarakat desa Buleleng melakukan aksi unjukrasa dan penghentian aktifitas perusahaan. Adapun maksud dan tujuan sebagaimana tertuang dalam surat pemberitahuan aksi. Pertama, menduduki Kantor PT. BCPM dan seluruh aktifitasnya. Kedua, usut tuntas penyerobotan lahan bersertifikat masyarakat desa buleleng seluas 54 ha. Ketiga, tangkap dan adili secara hukum pelaku pelemparan kotoran sapi kedalam tenda pemalangan warga Buleleng. Keempat, kembalikan sertifikat yang telah dirampas oleh pihak Polda Sulawesi Tengah secara sepihak. Kelima, masyarakat Buleleng meminta agar pihak yang berwenang mencabut IUP PT. BCPM. Keenam, masyarakat Buleleng meminta agar perusahaan menghentikan upaya adu domba terhadap sesama masyarakat lingkar tambang. ( Tim)

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai