Pengelola Salah Satu Pertambangan di Duga tidak Mengantongi Izin

Gowa , Monitoring news Salah satu pertambangan di Kabupaten Gowa Propinsi Sulawesi Selatan diduga tidak memiliki Ijin operasional di Desa tanabangka Kecamatan Bajeng barat Kabupaten Gowa, bilamana dugaan tambang tersebut adalah benar, maka pertambangan itu bersifat ilegal.

Dugaan pertambangan tersebut adalah milik pak pikri yang telah memberi kepercayaaan kepada Anjang sebagai pelaksana pertambangan itu, LSM PERAK (Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Rakyat) menyampaikan kepada awak media terkait pertambangan ilegal tersebut.

Divisi investigasi dan pengawasan LSM PERAK Rahman Samad bersama tim media lain nya, mencoba melakukan pencarian informasi atas perizinan pertambangan tersebut, marak bisnis tambang yang berkembang di Desa tanabangka , menjadi tugas besar bagi LSM PERAK dan awak media selaku sosial kontrol.

Ketika LSM PERAK dan para awak media turun melakukan pencarian informasi terkait dugaan perizinan salah satu tambang tersebut, ternyata sangat di sayangkan, salah satu pertambangan di duga tidak memiliki izin tambang, hal ini di perkuat saat LSM PERAK dan tim media meminta bentuk izin tembang kepada salah satu pekerja tambang yang ada di lokasi tersebut.

Di tempat terpisah, tim media segera meninggalkan lokasi tambang menuju Kantor Camat Bajeng barat dan bertemu dengan Rahmawati Rahman S.STP. selaku Camat Bajeng barat, saat dikonfirmasi, terkait perizinan salah satu pertambangan tersebut, Rahmawati Rahman membenarkan dan mengakui, kami sudah menyampaikan kepada pihak penambang agar segera dihentikan, karena diduga tidak memiliki izin tambang, selain itu juga dapat merusak ekosistem maapun objek alam yang ada diwilayah kerja Bajeng barat,

Olehnya itu , LSM PERAK bersama tim media, meminta kepada pihak penegak hukum yang terkait, agar bisnis tambang yang di duga ilegal mendapat perhatian serius untuk segera di tuntaskan terhadap bisnis tambang yang diduga tidak mengantongi izin pertambangan itu.

Adapun dugaan pelanggaran adalah ;
– Ketentuan Undang undang No 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dalam pelaksanaan nya. sedangkan dalam ketentuan pidana diduga melanggar Undang undang No 4 tahun 2009 setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP dapat dipidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak 10 Miliyar Rupiah.

Laporan: Mahmuddin

Sidang Tuntutan Jurnalis Asrul Ditunda Lagi, Jaksa Dinilai Tak Profesional

Palopo , Monitoring News-Sidang perkara UU ITE dengan terdakwa jurnalis Berita.News, Muhammad Asrul, di Pengadilan Negeri Palopo, Sulawesi Selatan, kembali ditunda pada Rabu (6/10/2021) hari ini. Kasus Asrul telah bergulir selama tujuh bulan di meja hijau.

Ketua Majelis Hakim yakni Hasanuddin, menunda sidang dengan agenda pembacaan tuntutan sebab jaksa penuntut (JPU) dari Kejari Palopo belum menyiapkan berkas tuntutan terhadap Asrul.

Kuasa hukum Asrul, Andi Ikra Rahman S.H menilai, JPU tidak profesional dalam perkara ini karena sejak pekan lalu sidang pembacaan tuntutan terhadap kliennya juga ditunda.

“Jaksa tidak profesional dalam perkara ini. Karena sudah dua kali persidangan pembacaan tuntutan ditunda. Alasan jaksa juga tidak relevan terhadap profesionalitas mengapa tuntutannya belum siap,” ujar Andi Ikra rahman,SH saat ditemui di Pengadilan Negeri Palopo.

Andi Ikra rahman khawatir, ada tendensi politik sehingga JPU belum menyiapkan tuntutan. Apalagi perkara ini merupakan pelimpahan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel ke Kejari Palopo.

Oleh karena itu, Koalisi Advokat untuk Kebebasan Pers & Berekspresi telah meminta Ketua Majelis Hakim, Hasanuddin, yang juga Ketua PN Palopo agar menyurati Kejati Sulselbar apabila pekan depan sidang kembali ditunda.

“Kami meminta majelis hakim memberikan jaksa kesempatan terakhir. Di ruang sidang tadi, kami juga telah meminta PN Palopo menyurati Kejati Sulselbar dan Kejari Palopo untuk menyiapkan tuntutannya,”

Majelis hakim sendiri, kata Andi Ikra Rahman, bersedia memenuhi permintaan mereka untuk melayangkan surat permintaan tuntutan kepada Kejati Sulselbar. “Majelis mengaku siap menyurati Kejati Sulselbar dan tadi saudara terdakwa Muh. asrul dinyatakan hadir secara daring,” tandas Andi Ikra Rahman.

Sekadar diketahui, perkara UU ITE jurnalis Asrul mulai disidangkan di PN Palopo sejak awal Maret 2021 atau telah berjalan tujuh bulan. Penundaan kerap terjadi karena jaksa tidak bisa menghadirkan saksi dan hakim berhalangan hadir.

Asrul didakwa dengan pasal berlapis karena empat berita dugaan korupsi yang dia tulis dan tayang di Berita.News dilaporkan pejabat Pemkot Palopo, Farid Kasim Judas.

Dalam kasus ini, JPU mendakwa Asrul dengan tiga Undang-undang masing-masing pasal 14 UU nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana juncto UU nomor 73 tahun 1958.

Kemudian pasal 28 Ayat 2 Jo pasal 45 A Ayat 2 UU nomor 19 tahun 2016 tentang ITE. Jaksa juga mendakwa Asrul dengan UU ITE pasal 27 Ayat 3 Jo pasal 45 Ayat 3. Jika terbukti bersalah, jurnalis Asrul terancam hukum pidana penjara maksimal 10 tahun.

,, insan pers Indonesia,,

Unjuk Rasa Mahasiswa Menuntut Oknum Polisi Yang Melakukan Tindakan Premanisme Segera di Copot

MAKASSAR, Monitoring news- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi Pergerakan Mahasiswa (OPM) menggelar aksi unjuk rasa (Unras) di Polda Sulsel, Rabu (06/010/21).

Aksi yang diikuti ratusan lebih massa menuntut oknum kepolisian yang melakukan tindakan Premanisme untuk segera dicopot.

Jendral Lapangan, Ari Salim dalam orasinya menuntut oknum kepolisian yang berinisial J segera Mungkin dicopot.

“Oknum kepolisian yang berinisial j yang bertugas di Polsek Mamajang dan istrinya yang diduga selalu mengamuk dan mengeluarkan kata-kata kotor bahkan memukul salah satu warga, untuknya itu wajib diberikan ganjaran,” terannya.

Ari Salim juga menegaskan meminta Kapolda Sulsel mencopot Kapolrestabes Makassar.

“Saya juga minta Kapolda Sulsel agar Kapolrestabes Makassar untuk segera dicopot karena besar dugaan adanya pembiaran terhadap anggotanya,” tegas Ari.

Aksi yang sempat bersitegang dengan Kepolisian, membuat arus lalu lintas disekitar Polda Sulsel macet

Sementara itu, Kompol Edi Sabhara yang menemui massa aksi mengatakan akan secepatnya menindaklanjuti kejadian ini.

“Aspirasi kami terima, segera mungkin kami akan tindaklanjuti,” katanya.

Adapun tuntutan dari DPP OPM yaitu :

  1. Copot dan berhentikan oknum kepolisian yang melakukan tindakan Premanisme.
  2. Copot Kapolrestabes Makassar.
  3. Mendesak Kapolda melakukan tes urin kepada oknum polisi beserta istrinya.

,, Sumber DPP OPM, Mahmuddin,,

HUT TNI ke-76, Kapolda Sulsel Beri Kejutan Kepada Pangdam XIV Hasanuddin, Pangkoopsau II , Serta Danlantamal VI Makassar

Makassar, Monitoring News-HUT TNI ke-76, Kapolda Sulsel Beri Kejutan Kepada Pangdam XIV Hasanuddin, Pangkoopsau II , Serta Danlantamal VI Makassar

Pangdam XIV/Hasanuddin, Pangkoopsau II dan Danlantamal VI mendapat kejutan kue ulang tahun dan ucapan selamat HUT TNI ke-76 dari Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam, Selasa (05/10/2021).

Irjen Pol Medisyam bersama Irwasda Polda Sulsel, Kabidhumas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan dan Dirpolairud Polda Sulsel membawa kue ulang tahun ke Rujab Pangdam XIV Hasanuddin, kemudian menyerahkan kepada Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno sebelum pelaksanaan upacara HUT TNI, sebagai ucapan selamat hari ulang tahun TNI ke-76 kepada Pangdam.

“Selamat Ulang Tahun TNI Ke-76 tahun, TNI Profesional Kebanggaan Rakyat, Selalu Sinergi Untuk Negeri, Semoga TNI semakin dicintai dan semakin profesional”, ucap Irjen Merdisyam.

Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno mengucapkan terima masih kepada Kapolda Sulsel yang menyampaikan selamat HUT TNI ke-76 semoga sinergitas TNI dan Polri kedepan semakin baik.

Kapolda Sulsel juga memberikan kejutan kue ulang dan ucapan selamat HUT TNI ke-76 kepada Pangkoopsau II Marsekal Muda Minggit Tribowo di Rumah Jabatannya.

Kepada Pangkoopsau II, Kapolda Sulsel mengatakan keluarga besar Polda Sulsel datang secara khusus untuk menyampaikan selamat ulang tahun TNI ke-76 tahun 202. “Doa dan harapan kami semoga rekan – rekan TNI semakin profesional dan menjadi kebanggan rakyat Indoensia”, ucap Irjen Merdisyam.

Danlantamal VI Laksamana Pertama TNI Dr. Benny Sukandari tidak luput kejutan kue ulang dan ucapan selamat HUT TNI ke-76 dari Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam di rumah dinas Danlantamal VI, Selasa (05/10/2021).

“Kami atas nama Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan mengucapkan selamat HUT TNI ke-76, semoga TNI semakin profesioan dan dicintai rakyat’, kata Irjen Merdisyam.

Sementara Danlantamal VI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada kapolda dan seluruh keluarga besar Polda Sulsel

Ia mengharapkan kerja sama antara kedua institusi ini dapat semakin baik ke depannya

Pada kesempatan tersebut, Kabidhumas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan yang turut bersama Kapolda menyampaikan harapan bahwa sinergitas dan solidaritas TNI-POLRI terus meningkat untuk bumi Pertiwi, NKRI Tercinta.

”Dalam menjaga dan memelihara kesatuan serta persatuan NKRI, sinergitas dan solidaritas antara TNl-POLRI berharap dapat terus terjaga dan meningkat. Hingga tak bisa digoyahkan”, terang Kabidhumas.

“Sinergi hubungan baik antara TNl-POLRI dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat Provinsi Sulsel, Bangsa dan Negara”, tutup Kombes Pol E. Zulpan.

,,tim,,

POTRET SEJARAH INDONESIA “SOSOK WARTAWAN PENYEBAR BERITA KEMERDEKAAN INDONESIA KE PENJURU DUNIA”

Monitoring news-Kebayang kan smart buddies, saat kemerdekaan tidak ada telepon genggam atau sarana penyiaran seperti saat ini. Jadi pada saat itu, sangat sulit untuk menyebarkan kabar kemerdekaan ke seluruh pelosok Indonesia. Burhanuddin Muhammad Diah merupakan tokoh wartawan yang menyiarkan kabar berita ke seluruh penjuru tanah air bahwa Indonesia telah merdeka.

Penyebaran berita proklamasi tersebut berawal dari pesan Bung Hatta kepada Burhanuddin Muhammad Diah. Walaupun Jepang berusaha meralat berita-berita kemerdekaan hingga menyegel kantor berita, semangat Burhanuddin Muhammad Diah dan rekan-rekannya tidak surut. Mereka terus menyebarkan berita proklamasi melalui pamflet dan surat kabar.

Walaupun beberapa nama tokoh kemerdekaan tidak berjuang di garis depan, namun mereka memiliki kontribusi besar akan kemerdekaan Indonesia smart buddies. Semoga semangat dari para pahlawan yang berjuang untuk mendapatkan kemerdekaan Indonesia dapat menjadi motivasi untuk kita sebagai generasi muda penerus bangsa.

((( Sumber: pinterest.com )))
https://instagram.com/potret.sejarahindonesia,

PWI,AjI ,PW MOI akan melaporkan oknum yg mengaku namanya si Becce,dan mengajak asosiasi PERS yang ada di Makassar turut berkolaborasi

Makassar, Monitoring News- Senin 4 Oktober 2021 Pasca viralnya video arogansi ( SIBECCE ) yang diduga menjabat sebagai salah satu anggota komite SMA NEG.5 MAKASSAR yang beralamat di jalan, Taman Makam Pahlawan, No. 4 tello baru, kecamatan Panakkukang,”Terkait adanya dugaan pelecehan terhadap rekan rekan media ,pada saat melakukan peliputan Program nasional Vaksinasi yang ditempatkan.dalam lingkup Aula sekolah

Besarnya gelombang bahasa sibecce yang mengemparkan Dunia Jagat jurnalis yang dilontarkan dalam video yang berdurasi kurang lebih 4,menit ,sangat melukai hati insan pers ,sehingga ,ketua.PWI SUL SEL.H,M Agus Salim Alwi Hamu angkat bicara ,dengan suara lantang ,akan mengundang semua ketua Asosiasi Media ,Khususnya dimakassar ,untuk berkolaborasi ,melaporkan kasus pelecehan penghinaan wartawan yang sementara melakukan peliputan dan ,menghalangi pertemuan kepala sekolah ,pada saat ,wartawan ingin meminta komfrimasi (wawancara)

Dengan hadirnya Forum Insan Pers Indonesia digedung biru PWI ,untuk menekankan laporan telah disepakati bersama ,agar kasus ini tidak terlalu mengambang ,Namun dengan adanya nilai plus PWI ,selaku Organisasi tertua diSul Sel ,yang dituahkan ,agar kasus ini kita rembuhkan bersama ,dan rencanaya minggu depan akan datang dikawal secara serentak ,oleh seluruh Asosiasi.wartawan ,

Dalam hal ini semakin meningkatkan Volume Barometer ,untuk menbawah keranah hukum serta mengawal sampai kemeja hijau ,atas apa telah diprasangkahkan terhadap pencemaran nama sebuah Institusi ,dengan melontarkan bahasa yang kasar ,,saya tidak takut ,dimuat ,silahkan diberitakan ,dikoran ,dan membuat suatu Fitnah ,bahwa wartawan setiap hari datang silih berganti ,dan tidak pulang kalau tidak diberi Amplop. bgt yang terjadi dalam ,ucapan sibecce dengan berulang kali.,

,,Tim insan pers Indonesia,,

PROYEK IRIGASI P3A CAMPAGAYYA DIDUGA TIDAK SESUAI RAB

Takalar, Monitoring news-Salah satu faktor penentu suksesnya pertanian adalah irigasi pertanian yang sangat penting untuk diperhatikan. Karenanya komoditas pertanian bisa tumbuh subur dan siap dipanen apabila mendapatkan pengairan yang cukup.

Halnya Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air didesa Campagayya Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar diduga tidak sesuai bestek. Pasalnya pengerjaan tersebut asal jadi sehingga kondisi pondasi tidak akan kuat lama.

Program irigasi yang dilaksanakan oleh Petani Pemakai Air (P3A) berupa pembuatan irigasi, dan hal ini mendapat sambutan positif dari masyarakat

. Akan tetapi dari hasil pantauan Rahman Divisi Investigasi dan pengawasan LSM Perak diduga proyek irigasi tersebut ada kejanggalan dan diduga tidak sesuai dengan bestek atau asal-asalan.

“Saya curiga, sepertinya sebagai pelaksana “P3A Campagayya yang ada di desa campagayya dalam melakukan pekerjaan irigasi diduga tidak sesuai dengan bestek,”ucap Rahman Senin (4/10/2021).

Lanjut Rahman , pekerjaan dikerjakan tidak maksimal karena dari pasangan batu yang seharusnya digali 30cm hanya disasrap saja bahkan disinyalir proyek irigasi tersebut tidak memakai sertu untuk lantai

Dalam hal ini, LSM perak meminta kepada penegak hukum untuk memanggil Dan memeriksa ketua P3A Campagayya

“Ini anggaran dari negara, hasil dari pajak rakyat, jangan sampai di salah gunakan, makanya tolong dikontrol dan diawasi betul Oleh aph” tegas Rahman
”Mahmuddin”

Kabidhumas Polda Sulsel: Keracunan Massal Di Takalar Telan Korban Jiwa, Aparat Polri Terus Mengusutnya

Makassar Monitoring News-Kabidhumas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan membenarkan terjadi KERACUNAN MASSAL DI ACARA TAKZIAH di KAB. TAKALAR yang mengakibatkan korban jiwa.

“Ya salah satu korban keracunan tersebut dinyatakan meninggal dunia oleh pihak keluarga hari ini, sekira jam 09.20 WITA yaitu HR (9) yang dirawat di RS. Labuan Baji Makassar, merupakan warga Dusun Bontolanra Desa Bontolanra Kec. Galut Kab. Takalar.

Kombes Pol E. Zulpan mengatakan kejadian keracunan massal tersebut terjadi diacara takziah malam ketiga di rumah MP (65 ), di Dusun Pangkajene Desa Pakkabba Kec. Galut Kab. Takalar pada hari Rabu tanggal 29 September 2021 sekira Pukul 20.30 Wita.

Dituturkan Kabidhumas Polda Sulsel, kejadian berawal saat ratusan keluarga korban dan warga sekitar menghadiri acara tersebut dan setelah usai acara takziah, mereka menyantap makanan nasi dos dan snack yang disediakan oleh pihak tuan rumah. Selain itu, kata E. Zulpan ada juga yang membawa pulang kerumahnya.

“Nah setelah mereka selesai menyantap nasi dos itulah, mereka mulai merasakan gejalah mual, pusing, muntah-muntah dan lemas”. ungkapnya.

Kabidhumas Polda Sulsel menjelaskan warga yang keracunan untuk sementara baru terdata sekitar kurang lebih 55 orang dan dimungkinkan akan terus bertambah, karena masih banyak yang dirawat di rumah sakit masing-masing dengan penanganan medis seadanya dan ada juga dirumahnya, enggan dibawa ke rumah sakit karena takut tertular Covid 19. Selain itu, terdapat juga korban yang dirawat di RS. Labuan Baji Makassar dan di puskesmas Aeng Towa Kec. Galut.

“Aparat Polsek Galut telah mendatangi TKP bersama tim medis dari puskesmas Aeng Towa tiba di lokasi dan untuk sampel makanan nasi dus sudah diamankan oleh personil Polsek Galut untuk penanganan lebih lanjut. Jadi, terus mengusut tuntas kasus ini”, jelas Kabidhumas.

“Humas Polda Sulsel, Mahmuddin”

Kisruh permasalahan lorong antara keluarga Muh Jalal melawan Muh Basir Dg Tona

Gowa, Monitoring News-Muh Basir Dg Tona warga kampung Gangga Kelurahan Tamallayang Kecamatan Bontonompo telah diduga ditutupi jalan oleh lelaki Muh Jalal dan kawan-kawannya padahal dari dulu memang sudah pernah ditutup dengan sebuah bangunan tembok yang kokoh.

Kemudian dia (Muh Jalal) membuka kembali bangunan tembok tersebut dan mengijinkan Muh.Basir Dg Tona bersama keluarganya untuk melewati lorong tersebut.

Namun Muh Basir Dg Tona tidak serta Merta
menerima tawarannya Muh.Jalal
Sebelum ada pernyataan yang di buat secara yuridis yang ditanda tangani oleh Muh Jalal beserta dengan anak-anaknya yang disaksikan oleh pemerintah setempat.

Setelah surat pernyataan sudah selesai dibuat oleh pemerintah kelurahan dan di tanda tangani oleh Muh Jalal beserta anak- anaknya
Lalu disahkan oleh Lurah Tamallayang Muh Arif Situju S.sos Dan Kepala Lingkungan Gangga Kamaruddin Pasang Spd serta dua orang saksi.
Saksi pertama Bahtiar Ago Dg Ngunjung, saksi kedua Muh Hasyim Dg Ngitung SE.( Sesuai yang tertera pada surat pernyataan)

Muh Basir Dg Tona menjelaskan kepada awak media ini, saya
Tidak berani memperbaiki lorong tersebut tanpa ada persetujuan dari pihak Muh Jalal dan keluarganya, tandasnya pada hari Jumat(1/10/2021).

Tidaklah salah kata
orang bahwa ada juga oknum manusia yang sifatnya tidak ubahnya seperti bunlon di laut yang suka memutar balikkan fakta, ingkar janji apa yang telah pernah di sepakati.

Seperti apa yang telah dialami oleh Muh Basir Dg Tona bersama keluarganya merasa di zolimi.
Semoga pemerintah setempat bisa menyelesaikan masalah ini secara bijak dan adil.
Laporan: Rahman Samad/Mahmuddin

Jelang HUT TNI ke 76, Kabidhumas Polda Sulsel: Semoga TNI Semakin Dicintai Masyarakat Dan Sinergitas TNI-Polri Semakin Kokoh

Makassar, Monitoring News-Kabidhumas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan berharap soliditas dan sinergitas Polri-TNI semakin kokoh khususnya diwilayah Sulsel. Harapan tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Sulsel jelang HUT ke-76 Tentara Nasional Indonesia (TNI) 05 Oktober 2021 nanti.

Dikatakan juga, melalui kebersamaan TNI Polri yang sudah terbangun, sebuah wilayah akan tercipta rasa nyaman dan aman, sehingga masyarakatnya dapat menjalankan kegiatannya dengan penuh suka cita. 

Selain itu, lanjut E. Zulpan sinergitas dan soliditas itu harus senantiasa terjaga dalam rangka mengawal dan mempertahankan NKRI secara nasional serta khususnya menjaga keamanan wilayah dan juga sinergi dilakukan mulai dari tingkat pusat hingga jajaran bawah TNI dan Polri. 

Lebih jauh, E. Zulpan menyebut bentuk wujud sinergitas dan soliditas TNI-Polri semakin terlihat saat ini dalam upaya melaksanakan strategi menekan laju pertumbuhan Covid-19 di Indonesia.

Menurutnya, TNI Polri sebagai salah satu kekuatan bangsa turut berperan serta dalam menangani dan mengatasinya. TNI Polri Beserta Komponen Bangsa Lainnya terus Melaksanakan Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Guna Mewujudkan Indonesia Tangguh

“Ya seperti serbuan vaksinasi dan bakti sosial juga implementasi dari sinergitas TNI-Polri membantu upaya Pemerintah dalam menekan laju pertumbuhan virus corona”, ungkap E. Zulpan.

Kombes Pol E. Zulpan mengungkapkan, berkat kerja keras Pemerintah, TNI Polri dan seluruh elemen masyarakat yang ikut membantu. Untuk saat ini, seluruh wilayah di Indonesia telah mengalami penurunan level PPKM.

“Ya dengan HUT TNI ke 76 ini, Semoga TNI semakin dicintai masyarakat dan profesional. Soliditas dan sinergitas TNI-Polri pun semakin kokoh”, tutur Kombes Pol E. Zulpan, Jum’at (01/10).

“Humas Polda Sulsel, Mahmuddin”

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai