Morowali Utara Monitoring News- – Aktivitas smelter PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) di KabupatenMorowali Utara (Morut) Provinsi Sulawesi Tengah ternyata telah menelan banyak nyawa.
Pasalnya, hal mengejutkan diungkap oleh Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Nasional melalui akun twitter resminya pada Rabu 18 Januari 2023.
Betapa tidak, Jatam menyebut bahwa korban tewas selama adanya aktivitas PT GNI telah menghilangkan nyawa sekira 10 orang.
“Korban tewas selama PT GNI beroperasi pun sudah 10 orang,” tulis Jatam Nasional.
Jatam menjelaskan bahwa hal itu diambil dari keterangan sejumlah burug atau pekerja yang ada di PT GNI.
“Para korban yg tewas terjadi karena tertimbun dan terseret longsor, jatuh di sebelah tuas kontrol mesin hidrolik, ledakan tungku smelter, hingga karena bentrokan antar pekerja TKI & TKA,” tulisnya lagi.
Tidak hanya itu saja, Jatam menilai PT GNI sangat arogan. Sebab, menurut keterangan buruh perusahaan asal China ini kerap lali memotong berbagai tunjangan para buruh.
“PT GNI juga sangat arogan. Menurut keterangan buruh, perusahaan asal China ini sering kali memotong berbagai tunjangan yang seharusnya menjadi hak pekerja,” paparnya.
“Menciptakan dan memelihara kesenjangan upah dan fasilitas pekerja antara TKI dan TKA dengan jenis pekerjaan yang sama,” tambahnya.
Bukan hanya itu, Jatam juga menilai PT GNI telah melakukan tindak kejahatan. Mulai dari merampas tanah warga, membendung sungai, menabrak keramba dan mencemari wilayah tangkap nelayan.
“Serta mencemari udara oleh operasi PLTU batubara dan pabrik smelter yang membuat kesehatan warga terganggu,” tandasnya. ***
,,Tim,,











