AKSI KUALISI TUNTUTAN PTDH, KOORPORASI OKNUM PELAKU KEJAHATAN  PELANGGAR HAM BERAT, MENYAMBUT KEDATANGAN KAPOLDA BARU. . .


Makassar , Monitoring News— kedatangan Kapolda Sulawesi Selatan yang baru disambut aksi demo oleh Ketua DPD Lembaga Poros Rakyat Indonesia, A. Agung, SH.CLA, yang mengusung suara kebenaran dan penegakan hukum berintegritas. Dalam aksi damai ini, Agung mengupas tuntas perilaku bobrok oknum penyidik Tahban Polrestabes Makassar dan Polda Sulsel yang dinilai merusak citra institusi kepolisian.

Mengungkap Perilaku Bobrok Oknum Penyidik

Aksi ini menyoroti dugaan penyalahgunaan wewenang, manipulasi berkas perkara, dan intimidasi yang dilakukan oleh oknum penyidik di lingkungan Polrestabes Makassar dan Polda Sulsel. Ketua DPD Lembaga Poros Rakyat Indonesia menegaskan bahwa praktik-praktik tersebut telah mencederai rasa keadilan masyarakat dan menuntut adanya tindakan tegas dari Kapolda baru.

Tuntutan Penegakan Hukum Tegas terhadap Pelaku Korupsi dan Kejahatan Korporasi

Dalam tuntutannya, Agung secara tegas meminta agar Hj. Wafia Syahrir segera ditangkap dan diproses hukum atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan korporasi. Selain itu, H. Abd. Rahmad juga harus dipenjara sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perbuatannya. Tidak hanya itu, mantan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Agus Haerul, serta Iskandar Efendi, M. Rivai, Edwin Sabunga, dan Al Afriandi selaku Kabag Irwasda Polda Sulsel juga didesak untuk diberhentikan dengan tidak hormat (PTDH) dan diproses hukum jika terbukti terlibat.

Harapan Reformasi dan Penegakan Hukum Berintegritas

Agung berharap Kapolda baru dapat menjadi agen perubahan yang membersihkan institusi kepolisian dari oknum-oknum yang merusak sistem penegakan hukum. “Kami menuntut agar penegakan hukum tidak hanya menjadi slogan, tapi diwujudkan dengan tindakan nyata yang adil dan transparan,” ujarnya.

Respons dan Langkah Selanjutnya

Sampai saat ini, Kapolda Sulsel belum memberikan tanggapan resmi terhadap aksi dan tuntutan tersebut. Namun, masyarakat luas dan Lembaga Poros Rakyat Indonesia menanti langkah konkret untuk membersihkan institusi kepolisian dari praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang.

(tim)

Di duga hubungan gelap dua oknum anggota DPRD kabupaten Jeneponto dan takalar

Jeneponto ,Monitoring News-Dugaan Hubungan Gelap dua oknum Anggota DPRD Jeneponto dan Takalar dari Partai PKB mengguncang Panggung Demokrasi. Ketua Lembaga Pengawasan Anggaran RI Samsuddin Nompo angkat bicara terkait berita viral yang melibatkan oknum pejabat penting di Kabupaten Jeneponto

dimana oknum tersebut sampai menghamili istri orang hingga melahirkan seorang anak yang di duga hasil hubungan gelap dua sosok pejabat penting sebagai tempat penerima aspirasi rakyat.

Lanjut Samsuddin Nompo menjelaskan pada awak bahwa pada hari Rabu 22 Oktober sekitar pukul 03.15 WITA ketemu perempuan SR yang di duga selingkuhan MB di salah satu cafe di Makassar berhasil kami konfirmasi terkait berita viral yang dialamatkan padanya hingga sampai SR hampir memastikan bahwa perbuatan itu benar adannya .

hingga kami menarik kesimpulan bahwa berita tersebut bukan HOAX atau fitnah tapi suatu kebenaran Bahkan SR sampai mengatakan MB baru juga pulang dari sini karena takut ada orang yang melihat ungkapnya,disinilah kami menarik kesimpulan bahwa MB dan SR sering ketemu di luar untuk menyusun siasat bejatnya untuk melampiaskan nafsu birahinya hingga istri orang hamil yang tidak diakui oleh suami sahnya HRM karena sudah lama meninggalkan istrinya pergi mencari nafkah sebagaimana tanggungjawab seorang suami kepada istri dan anaknya namun malang tak dapat di tolak karena istrinya tega membiarkan kebunnya di garap orang lain sampai melahirkan seorang yang tidak jelas identitasnya.

{ DST)

Satgas Yonif 131/Brajasakti Latih Disiplin dan Kekompakan Siswa SD Negeri Pitewi

Monitoring News, Papua [ KEEROM ] – Dalam upaya menanamkan kedisiplinan dan rasa kebersamaan sejak dini, personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brajasakti dari Pos Pitewi melaksanakan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa SD Negeri Pitewi, Sabtu (02/08/2025).

Kegiatan yang dipimpin oleh Sertu Agusman Zendrato ini berlangsung penuh semangat. Dengan sabar, personel Satgas membimbing para siswa mempraktikkan gerakan baris berbaris, mulai dari sikap sempurna, penghormatan, hingga langkah tegap.

Sertu Agusman menjelaskan, pelatihan ini bukan sekadar mengajarkan teknik baris berbaris, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kekompakan yang penting untuk masa depan anak-anak.

“Harapan kami, anak-anak bisa membawa semangat disiplin ini ke dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah,” ujarnya.

Keceriaan tampak dari wajah para siswa yang antusias mengikuti setiap arahan. Suasana hangat dan penuh keakraban ini menjadi bukti nyata kedekatan Satgas Yonif 131/Brajasakti dengan masyarakat di perbatasan Papua.

Bersama Braja Sakti Membangun Negeri

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131 Braja Sakti

HUT RI ke-80, Satgas Yonif 131/Brajasakti Ajak JelangWarga Wembi Kibarkan Merah Putih

MONITORING NEWS PAPUA-[ KEEROM ] – Semangat kemerdekaan mulai terasa di Kampung Wembi, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua. Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, personel Satgas Yonif 131/Brajasakti Pos Wembi bersama warga setempat melaksanakan kegiatan pemasangan bendera Merah Putih di rumah-rumah warga, Jumat (1/8/2025).

Dipimpin oleh Sertu Brandoli, kegiatan ini tak hanya menjadi ajang menyemarakkan bulan kemerdekaan, tapi juga mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat perbatasan.

“Kibaran bendera Merah Putih bukan sekadar simbol, tapi juga wujud cinta tanah air dan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih,” ujar Sertu Brandoli dengan penuh semangat.

Warga Kampung Wembi menyambut kegiatan ini dengan antusias. Anak-anak, ibu-ibu, hingga para tokoh masyarakat tampak bahu-membahu memasang bendera di depan rumah mereka.

“TNI bukan hanya menjaga perbatasan, tapi juga hadir di tengah masyarakat, ikut merayakan dan membangun kebersamaan,” ungkap salah satu warga.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat nasionalisme dan cinta Tanah Air semakin tumbuh, khususnya di wilayah perbatasan yang menjadi garda terdepan NKRI.

Bersama Braja Sakti Membangun Negeri

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131 Braja Sakti

Kemunafikan IPMIL di Balik Kedok Etika Akademik: Luka, Fakta, dan Keadilan yang Tertunda

Kemunafikan IPMIL di Balik Kedok Etika Akademik: Luka, Fakta, dan Keadilan yang Tertunda
Makassar, Jumat 25 Juli 2025 – Oleh: Anak Rakyat

Di tengah lambannya proses hukum dan luka yang belum sembuh, publik justru dihadapkan pada pernyataan IPMIL (Ikatan Pemuda Mahasiswa Indonesia Luwu) yang memutarbalikkan fakta. Alih-alih menunjukkan tanggung jawab, mereka tampil seolah menjadi korban, padahal bukti di lapangan menunjukkan keterlibatan kelompok ini dalam tindak kekerasan.

Kronologi Singkat:

2 Juli 2025: Sekitar 50 anggota IPMIL menyerang 10 mahasiswa UMI, menyebabkan korban bernama Dayat (asal Gowa) mengalami luka serius (53 jahitan).

3 Juli 2025: Keluarga korban resmi melapor ke Polrestabes Makassar.

9 Juli 2025: Mahasiswa gelar aksi tuntut penangkapan pelaku.

15 Juli 2025: Karlo, mahasiswa Unismuh Makassar, ditikam oleh oknum yang diduga sama.

24 Juli 2025: Aksi penyisiran dilakukan oleh mahasiswa untuk mencari pelaku karena aparat dinilai pasif.

Pernyataan IPMIL yang menyebut menjunjung etika akademik justru penuh manipulasi dan mengaburkan realita. Ini mencederai nalar publik dan menambah luka sosial yang ada.

Makassar dikenal sebagai kota ramah dan toleran. Namun, keramahan ini bukan untuk disalahartikan sebagai kelemahan. Kekerasan yang terjadi telah melukai bukan hanya fisik, tapi juga martabat warga. Kami menerima siapa pun yang datang dengan damai, tapi akan bersuara lantang jika kedamaian dikhianati.

Kini, harapan tertuju pada pihak kepolisian: tegakkan keadilan, segera tangkap pelaku! Identitas mereka sudah dikantongi, namun belum ada penindakan. Lambannya hukum adalah luka kedua. Maka kami serukan: jangan biarkan ketidakadilan terus berkuasa.Keadilan yang ditunda, adalah kekerasan yang dibiarkan.

( Iwan)

Hadirkan Air, TNI AD Hidupkan 424 Hektar Sawah Warga Sukabumi

Monitoring News,JAKARTA – Sebagai bentuk nyata pengabdian kepada rakyat, TNI AD menghadirkan sarana pengairan baru yang menghidupkan kembali lahan tadah hujan di Kecamatan Ciracap, Sukabumi, Jawa Barat (Jabar). Sarana yang diresmikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., pada Selasa (22/7/2025) ini, mampu mengairi hingga 424 hektar sawah warga setempat.

Fasilitas tersebut merupakan bagian dari program TNI AD Manunggal Air, yang dirancang untuk mengatasi kesulitan air bersih di pedesaan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Hebatnya lagi, proyek ini dibangun secara gotong royong oleh prajurit TNI AD bersama masyarakat sekitar.

Sarana pengairan yang diresmikan meliputi jaringan pipanisasi, bak penampungan air, dan sistem distribusi dari sumber mata air menuju lahan pertanian dan permukiman. Wilayah yang sebelumnya bergantung pada curah hujan kini memiliki suplai air yang lebih stabil dan berkelanjutan.

“Saya bersyukur karena salah satu program pengairan sawah seluas 424 hektar pada sawah jenis tadah hujan di wilayah Jawa Barat, khususnya di Sukabumi, telah diresmikan. Kita berharap Jawa Barat dapat menjadi percontohan dan memaksimalkan bagaimana mengairi sawah-sawah tanah hujan,” ungkap Kasad.

Jenderal Maruli juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersinergi dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat, mulai dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

“Ketersediaan air bukan hanya soal kebutuhan harian, tapi juga berkaitan langsung dengan kesehatan, pertanian, dan ekonomi masyarakat. TNI AD akan terus hadir di tengah rakyat, membantu mengatasi persoalan-persoalan riil yang dihadapi di lapangan,” imbuhnya.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang turut hadir dalam acara ini menyampaikan apresiasi atas kontribusi TNI AD tersebut. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan sarana ini dengan bijak.

“Kalau pemerintah dan TNI Angkatan Darat sudah sungguh-sungguh mengurusi rakyat, rakyatnya harus sungguh-sungguh merubah dirinya masing-masing. Apa yang diberikan ini, air, harus dirawat dan dijaga,” pesannya.

Kang Dedi Mulyadi atau KDM (sapaan akrab Gubernur Jabar) juga menyampaikan bahwa Pemprov Jabar akan mengalokasikan dana sebesar Rp. 10 miliar pada 2026 untuk pembangunan jalan di wilayah tersebut, sebagai dukungan lanjutan bagi pengembangan kawasan pertanian.

Mengakhiri kunjungannya, Kasad juga secara simbolis membagikan 500 paket sembako kepada kelompok tani dan warga Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Sukabumi, sebagai wujud kepedulian TNI AD terhadap kesejahteraan masyarakat.

Sumber: Dispenad

Merespons Tantangan Global, TNI AL Rumuskan Strategi Operasi dan Latihan di Era Perang Modern

Monitoring News,[ JAKARTA, 22 Juli 2025 ]- Kawasan Indo-Pasifik kian menjadi magnet kekuatan militer dunia. Lalu lintas armada kapal perang dari berbagai negara besar yang melintasi perairan Indonesia menandai tingginya tensi strategis dan kepentingan geopolitik di kawasan. Menanggapi perubahan tersebut, Staf Operasi TNI Angkatan Laut (Sopsal) menggelar Rapat Evaluasi Operasi dan Latihan Semester I TA 2025, bertempat di Gedung Selasar Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur. Senin (21/7).

Kegiatan evaluasi operasi, latihan dan diplomasi semester I TA 2025 ini dihadiri oleh unsur strategis TNI AL, meliputi Waasops Kasal, Kadisopslatal, Asops Koarmada RI, Asopssurta Danpushidrosal, para Komandan Guspurla dan Guskamla, Asops dan Dirops Kotama, pejabat utama dari Sopsal, Srenaal, Sintelal, Spersal, Slogal, Spotmar, Skomlekal, serta Sekdis dan Kasubdis di jajaran Balakpus Mabesal.

Ekosistem operasi, latihan dan diplomasi jajaran TNI AL harus segera beradaptasi dengan perkembangan yang terus dinamis. Kegiatan operasi, latihan dan diplomasi harus dikemas secara efektif dan efisien dalam rangka mengamankan kepentingan nasional dalam operasi militer perang maupun operasi militer selain perang.

Komunitas operasional TNI Angkatan Laut harus mampu berfikir dan bertindak secara cermat dengan pelibatan berbagai sumber daya yang ada. Interoperabilitas komunitas intelijen, coastal radar, Puskodal dan penindak harus menjadi ekosistem yang diintegrasikan dengan baik agar kecepatan dan ketepatan bertindak semakin lebih baik.

Selain itu, Asops Kasal Laksda TNI Yayan Sofiyan dalam pengarahannya kepada Peserta Rapat Evaluasi Operasi dan Latihan Semester I TA 2025 menambahkan bahwa para perwira Pelaut harus mampu berfikir tidak normatif namun terus meningkatkan intelektualitas dan profesionalitasnya dengan pengetahuan dan pengalaman serta memahami informasi, kapasitas dan kompetensi yang mendukung tugas tugas yang diemban.

Agenda penting rapat evaluasi operasi dan latihan tersebut membahas seluruh kegiatan yang dilaksanakan bidang Operasi, Latihan dan Diplomasi TNI Angkatan Laut selama semester pertama tahun 2025, sekaligus merumuskan arah kebijakan operasional dan latihan ke depan. Fokus utamanya adalah meningkatkan kesiapsiagaan dan efektivitas pertahanan maritim nasional dalam menghadapi dinamika ancaman global dan regional.

Selain itu, dalam evaluasi latihan terungkap sejumlah capaian penting, mulai dari peningkatan interoperabilitas dalam latihan gabungan dan bilateral, hingga implementasi skenario tempur realistis yang mengedepankan respons cepat, presisi, dan kolaborasi antarsatuan. Berbagai latihan strategis seperti Latopslagab, Latma multilateral, hingga latihan internal lintas Kotama dinilai berhasil membangun pola pikir tempur modern yang berbasis pada kesiapan tempur sesungguhnya, bukan sekadar prosedural.

Evaluasi ini sekaligus menjadi fondasi perumusan pola latihan ke depan yang lebih adaptif, digital, dan berdampak nyata terhadap peningkatan profesionalisme prajurit.

Secara terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong transformasi TNI AL, melalui modernisasi alutsista, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan doktrin dan organisasi. Ia menekankan bahwa laut adalah ruang hidup bangsa dan fondasi utama pertahanan nasional yang harus dijaga dengan inovasi dan ketangguhan.

Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut.

Satgas TNI Gelar Binter di Kampung Tuanggi, Bagikan Bendera Merah Putih dan Telur Untuk Tingkatkan Rasa Nasionalisme

Monitoring News,[ ILAGA UTARA ] – Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti melalui Pos Wuloni kembali menunjukkan komitmen dan dedikasi mereka dalam membangun kedekatan dengan masyarakat Papua melalui kegiatan Binter Terbatas di Kampung Tuanggi, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Selasa (22/07/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan di tengah alam pegunungan Papua yang sejuk dan damai. Ratusan masyarakat, terdiri dari 49 mama-mama (perempuan dewasa) dan 29 laki-laki dewasa hadir secara antusias untuk mengikuti kegiatan yang bertujuan memperkuat rasa cinta tanah air serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah rawan konflik.

Dalam kegiatan tersebut, personel Pos Wuloni membagikan bendera Merah Putih sebagai simbol persatuan dan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu, masyarakat juga menerima bantuan berupa telur ayam sebagai bentuk kepedulian Satgas terhadap pemenuhan gizi masyarakat setempat.

Lettu Inf I Made Mertiana selaku Danpos Wuloni menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Satgas TNI terhadap masyarakat.

“Bendera Merah Putih yang kami berikan hari ini bukan sekadar kain, tetapi simbol cinta tanah air. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pemuda, untuk menjauh dari pengaruh kelompok bersenjata dan kembali ke pelukan NKRI. Bagi siapa pun yang masih terlibat OPM dan berada di kampung, segera lapor ke Pos Wuloni untuk kami fasilitasi ikrar setia kepada negara,” ujar Lettu Made dengan tegas namun bersahabat.

Sementara itu, Lenius Murib, tokoh pemuda Kampung Tuanggi yang juga dipercaya sebagai penjaga keamanan bersama dua rekannya, Joni Murib dan Julian Murib yang merupakan ASN di lingkungan Pemkab Puncak, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap langkah Satgas.

“Kami sangat menghargai kehadiran Satgas di kampung ini. Kehadiran mereka membawa rasa aman, dan kami siap membantu menjaga ketertiban di kampung Tuanggi sesuai arahan,” ungkap Lenius.

Kegiatan berlangsung aman dan penuh keakraban, ditutup dengan sesi foto bersama dan suasana kekeluargaan yang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Merah Putih terus berkibar di Tanah Papua. Satgas Yonif 700/WYC hadir membawa damai, harapan, dan masa depan baru.

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 700 Wira Yudha Cakti

Rangkaian Bastille Day 2025, Kasal Kunjungi Chief of Staff French Navy

Monitoring News -[ JAKARTA, 16 Juli 2025 ] – Masih dalam rangka kunjungan kerja kerja dan menghadiri acara Bastille Day 2025, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali beserta Delegasi TNI AL melaksanakan kunjungan kehormatan kepada Admiral Nicolas Vaujour, Chief of Staff of the French Navy di Paris. Selasa (15/7).

Kegiatan diawali dengan pemeriksaan pasukan kehormatan, dilanjutkan pertemuan bilateral yang membahas penguatan kerja sama, termasuk latihan bersama dan partisipasi Perwira TNI AL dalam pelayaran Jeanne d’Arc 2026.

Kunjungan ini ditutup dengan jamuan makan siang sebagai bentuk penghormatan Admiral Vaujour kepada delegasi TNI AL.

Sebelumnya, Kasal juga mendampingi Presiden RI Bapak Prabowo Subianto, Menhan RI Bapak Sjafrie Sjamsoedin, dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri Upacara Parade Bastille Day di Paris, Senin (14/7).

Sebanyak 93 prajurit TNI AL dan 37 Taruna AAL tampil membanggakan dalam Pasukan Gabungan TNI dan Drumband Akademi TNI. Partisipasi ini menjadi simbol diplomasi pertahanan RI–Prancis yang semakin erat.

Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut.

Danpasmar 1 Sambut Kepulangan Prajurit Usai Amankan Pulau Pulau Terluar di Indonesia

JAKARTA –Monitoring News, Komandan Pasmar 1 (Danpasmar 1) Brigjen TNI (Mar) Ena Sulaksana, S.E., menyambut kepulangan para prajuritnya usai mengamanakan pulau-pulau terluar di wilayah barat Indonesia.

Para prajurit Pasmar 1 ini telah kurang lebih selama 12 bulan bergabung dalam Satuan Tugas Operasi Pengamanan Pulau Terluar (Satgasops Pam Puter) wilayah barat dengan berjaga di Pulau Deli, Pulau Nipah, Pulau Berhala, Pulau Rondo dan Pulau Sekatung.

Dalam sambutannya pada acara tersebut, Danpasmar 1 mengucapakan terima kasih kepada seluruh para personel Satgas Pam Puter yang telah berhasil menjalankan tugas dengan sangat baik.

Kalian telah membuktikan sebagai prajurit Ksatria sejati yang telah mampu menjaga keutuhan setiap jengkal wilayah Nusantara demi tegakknya kedaulatana Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya dengan menjaga pulau-pulau terluar strategis yang tidak berpenduduk di wilayah Indonesia bagian barat, jelas Danapasmar 1 di Lapangan Apel Brigif 1 Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (11/07/2025).

Segera inventarisir seluruh perlengkapan dinas kalian dan selamat bertemu dan berkumpul lagi dengan keluarga tercinta di rumah, pungkas Brigjen TNI (Mar) Ena Sulaksana.

Sumber: Dispen Kormar, Pasmar 1

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai