Takalar, Monitoring news-Salah satu faktor penentu suksesnya pertanian adalah irigasi pertanian yang sangat penting untuk diperhatikan. Karenanya komoditas pertanian bisa tumbuh subur dan siap dipanen apabila mendapatkan pengairan yang cukup.

Halnya Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air didesa Campagayya Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar diduga tidak sesuai bestek. Pasalnya pengerjaan tersebut asal jadi sehingga kondisi pondasi tidak akan kuat lama.
Program irigasi yang dilaksanakan oleh Petani Pemakai Air (P3A) berupa pembuatan irigasi, dan hal ini mendapat sambutan positif dari masyarakat
. Akan tetapi dari hasil pantauan Rahman Divisi Investigasi dan pengawasan LSM Perak diduga proyek irigasi tersebut ada kejanggalan dan diduga tidak sesuai dengan bestek atau asal-asalan.
“Saya curiga, sepertinya sebagai pelaksana “P3A Campagayya yang ada di desa campagayya dalam melakukan pekerjaan irigasi diduga tidak sesuai dengan bestek,”ucap Rahman Senin (4/10/2021).
Lanjut Rahman , pekerjaan dikerjakan tidak maksimal karena dari pasangan batu yang seharusnya digali 30cm hanya disasrap saja bahkan disinyalir proyek irigasi tersebut tidak memakai sertu untuk lantai
Dalam hal ini, LSM perak meminta kepada penegak hukum untuk memanggil Dan memeriksa ketua P3A Campagayya
“Ini anggaran dari negara, hasil dari pajak rakyat, jangan sampai di salah gunakan, makanya tolong dikontrol dan diawasi betul Oleh aph” tegas Rahman
”Mahmuddin”









