Hadirkan Air, TNI AD Hidupkan 424 Hektar Sawah Warga Sukabumi

Monitoring News,JAKARTA – Sebagai bentuk nyata pengabdian kepada rakyat, TNI AD menghadirkan sarana pengairan baru yang menghidupkan kembali lahan tadah hujan di Kecamatan Ciracap, Sukabumi, Jawa Barat (Jabar). Sarana yang diresmikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., pada Selasa (22/7/2025) ini, mampu mengairi hingga 424 hektar sawah warga setempat.

Fasilitas tersebut merupakan bagian dari program TNI AD Manunggal Air, yang dirancang untuk mengatasi kesulitan air bersih di pedesaan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Hebatnya lagi, proyek ini dibangun secara gotong royong oleh prajurit TNI AD bersama masyarakat sekitar.

Sarana pengairan yang diresmikan meliputi jaringan pipanisasi, bak penampungan air, dan sistem distribusi dari sumber mata air menuju lahan pertanian dan permukiman. Wilayah yang sebelumnya bergantung pada curah hujan kini memiliki suplai air yang lebih stabil dan berkelanjutan.

“Saya bersyukur karena salah satu program pengairan sawah seluas 424 hektar pada sawah jenis tadah hujan di wilayah Jawa Barat, khususnya di Sukabumi, telah diresmikan. Kita berharap Jawa Barat dapat menjadi percontohan dan memaksimalkan bagaimana mengairi sawah-sawah tanah hujan,” ungkap Kasad.

Jenderal Maruli juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersinergi dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat, mulai dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

“Ketersediaan air bukan hanya soal kebutuhan harian, tapi juga berkaitan langsung dengan kesehatan, pertanian, dan ekonomi masyarakat. TNI AD akan terus hadir di tengah rakyat, membantu mengatasi persoalan-persoalan riil yang dihadapi di lapangan,” imbuhnya.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang turut hadir dalam acara ini menyampaikan apresiasi atas kontribusi TNI AD tersebut. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan sarana ini dengan bijak.

“Kalau pemerintah dan TNI Angkatan Darat sudah sungguh-sungguh mengurusi rakyat, rakyatnya harus sungguh-sungguh merubah dirinya masing-masing. Apa yang diberikan ini, air, harus dirawat dan dijaga,” pesannya.

Kang Dedi Mulyadi atau KDM (sapaan akrab Gubernur Jabar) juga menyampaikan bahwa Pemprov Jabar akan mengalokasikan dana sebesar Rp. 10 miliar pada 2026 untuk pembangunan jalan di wilayah tersebut, sebagai dukungan lanjutan bagi pengembangan kawasan pertanian.

Mengakhiri kunjungannya, Kasad juga secara simbolis membagikan 500 paket sembako kepada kelompok tani dan warga Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Sukabumi, sebagai wujud kepedulian TNI AD terhadap kesejahteraan masyarakat.

Sumber: Dispenad

Merespons Tantangan Global, TNI AL Rumuskan Strategi Operasi dan Latihan di Era Perang Modern

Monitoring News,[ JAKARTA, 22 Juli 2025 ]- Kawasan Indo-Pasifik kian menjadi magnet kekuatan militer dunia. Lalu lintas armada kapal perang dari berbagai negara besar yang melintasi perairan Indonesia menandai tingginya tensi strategis dan kepentingan geopolitik di kawasan. Menanggapi perubahan tersebut, Staf Operasi TNI Angkatan Laut (Sopsal) menggelar Rapat Evaluasi Operasi dan Latihan Semester I TA 2025, bertempat di Gedung Selasar Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur. Senin (21/7).

Kegiatan evaluasi operasi, latihan dan diplomasi semester I TA 2025 ini dihadiri oleh unsur strategis TNI AL, meliputi Waasops Kasal, Kadisopslatal, Asops Koarmada RI, Asopssurta Danpushidrosal, para Komandan Guspurla dan Guskamla, Asops dan Dirops Kotama, pejabat utama dari Sopsal, Srenaal, Sintelal, Spersal, Slogal, Spotmar, Skomlekal, serta Sekdis dan Kasubdis di jajaran Balakpus Mabesal.

Ekosistem operasi, latihan dan diplomasi jajaran TNI AL harus segera beradaptasi dengan perkembangan yang terus dinamis. Kegiatan operasi, latihan dan diplomasi harus dikemas secara efektif dan efisien dalam rangka mengamankan kepentingan nasional dalam operasi militer perang maupun operasi militer selain perang.

Komunitas operasional TNI Angkatan Laut harus mampu berfikir dan bertindak secara cermat dengan pelibatan berbagai sumber daya yang ada. Interoperabilitas komunitas intelijen, coastal radar, Puskodal dan penindak harus menjadi ekosistem yang diintegrasikan dengan baik agar kecepatan dan ketepatan bertindak semakin lebih baik.

Selain itu, Asops Kasal Laksda TNI Yayan Sofiyan dalam pengarahannya kepada Peserta Rapat Evaluasi Operasi dan Latihan Semester I TA 2025 menambahkan bahwa para perwira Pelaut harus mampu berfikir tidak normatif namun terus meningkatkan intelektualitas dan profesionalitasnya dengan pengetahuan dan pengalaman serta memahami informasi, kapasitas dan kompetensi yang mendukung tugas tugas yang diemban.

Agenda penting rapat evaluasi operasi dan latihan tersebut membahas seluruh kegiatan yang dilaksanakan bidang Operasi, Latihan dan Diplomasi TNI Angkatan Laut selama semester pertama tahun 2025, sekaligus merumuskan arah kebijakan operasional dan latihan ke depan. Fokus utamanya adalah meningkatkan kesiapsiagaan dan efektivitas pertahanan maritim nasional dalam menghadapi dinamika ancaman global dan regional.

Selain itu, dalam evaluasi latihan terungkap sejumlah capaian penting, mulai dari peningkatan interoperabilitas dalam latihan gabungan dan bilateral, hingga implementasi skenario tempur realistis yang mengedepankan respons cepat, presisi, dan kolaborasi antarsatuan. Berbagai latihan strategis seperti Latopslagab, Latma multilateral, hingga latihan internal lintas Kotama dinilai berhasil membangun pola pikir tempur modern yang berbasis pada kesiapan tempur sesungguhnya, bukan sekadar prosedural.

Evaluasi ini sekaligus menjadi fondasi perumusan pola latihan ke depan yang lebih adaptif, digital, dan berdampak nyata terhadap peningkatan profesionalisme prajurit.

Secara terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong transformasi TNI AL, melalui modernisasi alutsista, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan doktrin dan organisasi. Ia menekankan bahwa laut adalah ruang hidup bangsa dan fondasi utama pertahanan nasional yang harus dijaga dengan inovasi dan ketangguhan.

Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut.

Satgas TNI Gelar Binter di Kampung Tuanggi, Bagikan Bendera Merah Putih dan Telur Untuk Tingkatkan Rasa Nasionalisme

Monitoring News,[ ILAGA UTARA ] – Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti melalui Pos Wuloni kembali menunjukkan komitmen dan dedikasi mereka dalam membangun kedekatan dengan masyarakat Papua melalui kegiatan Binter Terbatas di Kampung Tuanggi, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Selasa (22/07/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan di tengah alam pegunungan Papua yang sejuk dan damai. Ratusan masyarakat, terdiri dari 49 mama-mama (perempuan dewasa) dan 29 laki-laki dewasa hadir secara antusias untuk mengikuti kegiatan yang bertujuan memperkuat rasa cinta tanah air serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah rawan konflik.

Dalam kegiatan tersebut, personel Pos Wuloni membagikan bendera Merah Putih sebagai simbol persatuan dan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu, masyarakat juga menerima bantuan berupa telur ayam sebagai bentuk kepedulian Satgas terhadap pemenuhan gizi masyarakat setempat.

Lettu Inf I Made Mertiana selaku Danpos Wuloni menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Satgas TNI terhadap masyarakat.

“Bendera Merah Putih yang kami berikan hari ini bukan sekadar kain, tetapi simbol cinta tanah air. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pemuda, untuk menjauh dari pengaruh kelompok bersenjata dan kembali ke pelukan NKRI. Bagi siapa pun yang masih terlibat OPM dan berada di kampung, segera lapor ke Pos Wuloni untuk kami fasilitasi ikrar setia kepada negara,” ujar Lettu Made dengan tegas namun bersahabat.

Sementara itu, Lenius Murib, tokoh pemuda Kampung Tuanggi yang juga dipercaya sebagai penjaga keamanan bersama dua rekannya, Joni Murib dan Julian Murib yang merupakan ASN di lingkungan Pemkab Puncak, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap langkah Satgas.

“Kami sangat menghargai kehadiran Satgas di kampung ini. Kehadiran mereka membawa rasa aman, dan kami siap membantu menjaga ketertiban di kampung Tuanggi sesuai arahan,” ungkap Lenius.

Kegiatan berlangsung aman dan penuh keakraban, ditutup dengan sesi foto bersama dan suasana kekeluargaan yang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Merah Putih terus berkibar di Tanah Papua. Satgas Yonif 700/WYC hadir membawa damai, harapan, dan masa depan baru.

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 700 Wira Yudha Cakti

Rangkaian Bastille Day 2025, Kasal Kunjungi Chief of Staff French Navy

Monitoring News -[ JAKARTA, 16 Juli 2025 ] – Masih dalam rangka kunjungan kerja kerja dan menghadiri acara Bastille Day 2025, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali beserta Delegasi TNI AL melaksanakan kunjungan kehormatan kepada Admiral Nicolas Vaujour, Chief of Staff of the French Navy di Paris. Selasa (15/7).

Kegiatan diawali dengan pemeriksaan pasukan kehormatan, dilanjutkan pertemuan bilateral yang membahas penguatan kerja sama, termasuk latihan bersama dan partisipasi Perwira TNI AL dalam pelayaran Jeanne d’Arc 2026.

Kunjungan ini ditutup dengan jamuan makan siang sebagai bentuk penghormatan Admiral Vaujour kepada delegasi TNI AL.

Sebelumnya, Kasal juga mendampingi Presiden RI Bapak Prabowo Subianto, Menhan RI Bapak Sjafrie Sjamsoedin, dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri Upacara Parade Bastille Day di Paris, Senin (14/7).

Sebanyak 93 prajurit TNI AL dan 37 Taruna AAL tampil membanggakan dalam Pasukan Gabungan TNI dan Drumband Akademi TNI. Partisipasi ini menjadi simbol diplomasi pertahanan RI–Prancis yang semakin erat.

Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut.

Danpasmar 1 Sambut Kepulangan Prajurit Usai Amankan Pulau Pulau Terluar di Indonesia

JAKARTA –Monitoring News, Komandan Pasmar 1 (Danpasmar 1) Brigjen TNI (Mar) Ena Sulaksana, S.E., menyambut kepulangan para prajuritnya usai mengamanakan pulau-pulau terluar di wilayah barat Indonesia.

Para prajurit Pasmar 1 ini telah kurang lebih selama 12 bulan bergabung dalam Satuan Tugas Operasi Pengamanan Pulau Terluar (Satgasops Pam Puter) wilayah barat dengan berjaga di Pulau Deli, Pulau Nipah, Pulau Berhala, Pulau Rondo dan Pulau Sekatung.

Dalam sambutannya pada acara tersebut, Danpasmar 1 mengucapakan terima kasih kepada seluruh para personel Satgas Pam Puter yang telah berhasil menjalankan tugas dengan sangat baik.

Kalian telah membuktikan sebagai prajurit Ksatria sejati yang telah mampu menjaga keutuhan setiap jengkal wilayah Nusantara demi tegakknya kedaulatana Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya dengan menjaga pulau-pulau terluar strategis yang tidak berpenduduk di wilayah Indonesia bagian barat, jelas Danapasmar 1 di Lapangan Apel Brigif 1 Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (11/07/2025).

Segera inventarisir seluruh perlengkapan dinas kalian dan selamat bertemu dan berkumpul lagi dengan keluarga tercinta di rumah, pungkas Brigjen TNI (Mar) Ena Sulaksana.

Sumber: Dispen Kormar, Pasmar 1

Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 131/Brajasakti Kembali Gagalkan Peredaran Ganja di Kampung Skofro

KEEROM  PAPUA-Montoring News,Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah perbatasan kembali membuahkan hasil. Sebanyak 128 paket ganja kering siap edar berhasil diamankan oleh personel dari Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 131/Brs Pos Skofro Lama, saat melaksanakan Patroli di hutan perbatasan sekitar Kampung Skofro, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua.

Penemuan ini terjadi pada hari Selasa (8/7/2025) sekitar pukul 14.25 WIT. Tim patroli yang dipimpin oleh Serda Vava Alvahri mencurigai dua pemuda yang membawa sebuah tas besar dan mencoba kabur ke dalam hutan saat ditegur. Dalam pengejaran singkat, para pemuda tersebut membuang tas yang setelah diperiksa berisi 128 paket ganja kering siap edar. Sayangnya, kedua pelaku berhasil melarikan diri ke dalam lebatnya hutan Kampung Skofro.

Penemuan ini langsung dilaporkan ke komando atas serta barang bukti diserahkan secara resmi kepada Kapolsek Arso Timur, Ipda Jimmy Saumen, pada pukul 19.00 WIT dalam kondisi aman.

“Ini bukti bahwa sinergi dan patroli rutin sangat efektif dalam menjaga wilayah perbatasan dari penyelundupan barang ilegal, terutama narkotika,” ujar Letkol Inf Dedi Harnoto (Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brajasakti).

Dugaan sementara, ganja tersebut berasal dari negara tetangga Papua Nugini (PNG) dan hendak diselundupkan ke Indonesia melalui jalur hutan di Kampung Skofro untuk menghindari ketatnya pengawasan di PLBN Skow dan Pos-Pos Satgas Yonif 131/Brajasakti yang tergelar di sepanjang Perbatasan RI-PNG Wilayah Kab. Keerom dan Jayapura.

Patroli seperti ini bukan hanya soal keamanan, tapi juga bentuk kasih sayang nyata terhadap generasi bangsa agar tak terjerumus dalam bahaya narkoba.

Satgas Pamtas Statis Yonif 131/Brajasakti yang berasal dari Kodam I/ Bukit Barisan yang dalam pelaksanaan tugasnya dibawah Komando Operasi Swasembada TNI -AD akan terus berkomitmen dalam menjaga keutuhan dan keamanan wilayah NKRI khususnya di Perbatasan RI-PNG.

Bersama Brajasakti Membangun Negeri

Autentikasi : Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131 Braja Sakti

Tegur Sapa di Tanah Kabut: Satgas TNI Menyapa Hati, Bukan Sekedar Wilayah

MAGE’ ABUME- Monitoring News,Di antara perbukitan sunyi dan kabut yang menggulung pelan di Distrik Mage’abume, ada kisah tentang langkah kaki prajurit yang tak membawa senjata, tapi membawa niat mulia. Melalui Pos Pintu Jawa, Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti melaksanakan kegiatan teritorial dengan menyusuri Kampung Wombru, sebuah desa yang terpencil namun penuh kehidupan. (8/7/2025).

Dipimpin langsung oleh Danpos Letda Inf Risal, para prajurit menyapa warga satu per satu, menyusuri jalan-jalan tanah yang basah, bukan untuk patroli tempur, tapi untuk mengetuk hati dan mendengarkan suara rakyat. Mereka hadir bukan sebagai aparat, tapi sebagai saudara. Wajah-wajah ramah warga menyambut mereka seperti keluarga yang lama tak bertemu.

“Kami datang bukan untuk memerintah, tapi untuk mendengar. Di balik senyum warga, tersimpan cerita, harapan, dan keinginan akan damai. Itulah yang kami jaga,” ucap Letda Inf Risal, lirih namun pasti.

Dalam kegiatan anjangsana dan tegur sapa ini, Satgas tak hanya menanyakan kebutuhan, tapi juga meresapi denyut kehidupan yang selama ini tersembunyi di balik bukit dan sunyi.

Dan saat matahari mulai condong ke barat dan para prajurit hendak pamit, warga pun membalas kehadiran mereka dengan keikhlasan yang tulus—menyerahkan ubi, sayuran segar, dan alpukat sebagai buah tangan sederhana, namun penuh makna.

Tak ada seremoni megah, hanya pelukan hangat, tawa ringan, dan secuil rasa percaya yang mulai tumbuh di tanah yang dahulu penuh curiga. Di Wombru, hari itu, TNI dan rakyat kembali menyatu, bukan hanya di langkah, tapi juga dalam rasa.

Karena di Papua, cinta tanah air bisa dimulai dari sebuah senyuman… dan sebutir alpukat.

Autentikasi : Pen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700 Wira Yudha Cakti

Sebagai Bentuk Kepedulian, Perumda Pasar Siap Menampung Pedagang Yang Terkena Dampak Penertiban

Monitoring News- Makassar , Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Makassar tengah mempersiapkan relokasi bagi para pedagang yang terdampak penertiban di kawasan Jalan Sawi dan Jalan Labu, dengan menyediakan sekitar 400 lods di lantai satu Pasar Terong.

Plt. Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ali Gauli Arief, mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah membersihkan area yang akan digunakan untuk relokasi. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka kerja bakti rutin setiap hari Jumat, sekaligus menjadi langkah awal penataan lokasi bagi pedagang.

“Kita akan rutin melakukan kerja bakti dan menyiapkan lahan meskipun tidak sempurna, tapi inilah yang bisa kita bantu. Ini adalah bentuk kepedulian kami. Bahwa Perumda pasar serius memberikan jalan keluar terbaik bagi pedagang yang terdampak,” ujarnya, Jumat (4/7/2025).

Ali menambahkan, relokasi ini menargetkan 281 pedagang yang sebelumnya berjualan di tepi jalan dan kanal yang terkena dampak penertiban. Jumlah lods yang disiapkan lebih dari cukup untuk menampung seluruh pedagang yang akan direlokasi.

“Insya Allah, semua bisa tertampung di lokasi baru. Kami berharap para pedagang bisa menjaga dan memperbaiki lods masing-masing agar bisa kembali berjualan dengan baik dan lancar,” jelasnya.

Penertiban ini, kata Ali, bukan keputusan sepihak dari Perumda Pasar, melainkan hasil rapat koordinasi lintas sektor, termasuk pihak Pompengan, Kementerian Lingkungan Hidup, dan instansi lainnya, untuk mengembalikan fungsi jalan di tepi kanal.

Lebih lanjut, Perumda Pasar juga telah berkoordinasi dengan Dinas PU dan Pemerintah Kota Makassar guna memperbaiki fasilitas seperti atap bocor dan lantai yang rusak di area relokasi. Dukungan dari pihak kecamatan Bontoala dan kelurahan setempat pun akan dilibatkan agar penataan berjalan secara maksimal.

“Tujuan kami adalah agar pedagang bisa berjualan kembali dengan aman dan nyaman. Olehnya kamu himbau Mari kita jaga dan perbaiki bersama-sama,” tutup Ali Gauli Arief. (*)

FKPM kabupaten Takalar Dampingi Dua Korban Dugaan Pelecehan Anak di Bawah Umur

Takalar-Monitoring News,  Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Kabupaten Takalar menunjukkan sinergitasnya dengan Polri dalam penegakan hukum dan menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Hal ini terlihat jelas dari pendampingan hukum yang diberikan FKPM kepada dua korban dugaan kekerasan dan perbuatan asusila yang merupakan kakak beradik di Dusun Massalongko Bodo, Pa’rappunganga, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), Takalar, pada Jumat, 21 Juni 2025 lalu.

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat melalui pesan WhatsApp kepada FKPM Kabupaten Takalar terkait dugaan tindak pidana asusila terhadap dua anak perempuan. Segera setelah menerima laporan, FKPM langsung berkoordinasi dan menyebarkan informasi melalui jalur komunikasi internal anggotanya untuk segera merapat dan mengawal pelaporan.
Korban didampingi langsung ke Polsek Polongbangkeng Utara. Namun, karena kasus ini melibatkan anak di bawah umur, penanganannya dilimpahkan langsung ke Polres Takalar. Anggota FKPM pun sigap mengawal korban ke Polres Takalar.

Di Polres Takalar, korban diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Setelah laporan diterima, korban langsung dibawa ke RSUD Takalar untuk dilakukan visum sebagai alat bukti awal. Hasil visum dokter menjadi salah satu dari dua alat bukti awal yang penting untuk langkah hukum selanjutnya.
Berkat kesigapan Polsek Polut dan Polres Takalar, terduga pelaku berhasil ditangkap setelah dilakukan pencarian dan pengejaran. Terduga pelaku kemudian diamankan di Polsek Polut sebelum dibawa ke Polres Takalar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara terduga pelaku diamankan, korban yang telah mendapatkan hasil visum kembali dikawal ke Polres Takalar bersama anggota Polres dan FKPM untuk pengambilan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Pendampingan pelaporan malam itu turut dihadiri oleh Ketua Umum terpilih FKPM Kabupaten Takalar, Muh. Ali Nantang, Penasehat FKPM, Haskari Wahid HS Tantu, pengurus FKPM Kelurahan Data, Kecamatan Bontonompo, Gowa, serta para pengurus FKPM se-Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Setelah proses pendampingan selesai, anggota FKPM membubarkan diri.
Identitas terduga korban dan terduga pelaku sengaja tidak disebutkan mengingat terduga pelaku telah diamankan dan kasus ini sedang dalam penanganan unit Reskrim Polres Takalar.

Diduga Masukkan Siswa “Siluman”, PERAK : Minta Copot Kepala MtsN 1 Makassar

Makassar — Monitoring News,Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) atau Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah (PPDBM) kembali tercoreng di Makassar, dimana dugaan kuat adanya siswa ilegal atau siswa siluman dimasukkan di Mts Negeri 1 Makassar.

Hasil investigasi dan penelusuran LSM PERAK membuat publik tercengang. Pasalnya, sekolah setingkat SMP yang berlandaskan agama tersebut diduga dirusak sistemnya oleh Kepala Madrasah beserta panitianya secara terstruktur.

“Pembodohan publik itu yang dilakukan MtsN 1, bagaimana tidak habis anggaran dipakai untuk SPMB/PPDBM namun ternyata toh bisa lewat jalur Letjen,” ungkap Burhan Salewangang, SH Koordinator Divisi Hukum dan Pelaporan LSM PERAK Indonesia saat memberikan keterangan kepada awak media, Sabtu (38/6/25).

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengklaim memiliki data murid yang dimaksud jadi siap untuk melakukan buka-bukaan.

“Kasihan ortu siswa yang tidak mendapatkan keadilan sedangkan mereka diduga kuat melakukan praktek kecurangan secara terstruktur,” bebernya lagi.

Burhan juga mengungkapkan, tahu dimana orang tua siswa jalur siluman tersebut diarahkan dan berapa dana yang diminta atas dasar dugaan permintaan komite atau sumbangan.

“Segera kami koordinasi APH dan akan menuntut pencopotan Kamad dan orang-orang yang terlibat agar tidak ada lagi di lingkungan sekolah,” tegas pria yang juga berprofesi sebagai pengacara ini.

Diketahui, LSM PERAK yang aktif menyorot kasus Korupsi dan masalah pendidikan di Sulsel ini juga sementara mempersiapkan aksi demonstrasi menuntut murid-murid jalur siluman tersebut keluar dan mendesak Kemenag untuk mencopot Kamad dan Ketua Panitia SPMB.

Kepala MTsN 1 Makassar, Zulfikah Nur dan Wakasek Humas yang coba dikonfirmasi belum memberikan tanggapan.

(*)

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai