Makassar –Monitoring News viral video aktivis LSM menendang pengaspalan yang di duga di kerjakan tidak sesuai regulasi anggaran yang di gunakan karena hasilnya pekerjaan proyek pengaspalan jalan tersebut mudah terkupas
Oknum tersebut menuduh proyek pengaspalan jalan ini sebagai proyek abal-abal karena kualitas aspal yang digunakan tidak memenuhi standar. “Ini buktinya, baru ditendang saja sudah terkelupas. Proyek jalan ini jelas abal-abal!” serunya dalam video tersebut.
Menanggapi vidio tersebut, Ketua DPW LSM perak Indonesia Mahmuddin, mengungkapkan kekhawatirannya atas kualitas proyek jalan tersebut. “Kami berharap jalan ini bisa tahan lama, bukan malah rusak dalam waktu singkat,”Cetusnya, Selasa 2juli 2024 dikediamanya kawasan btp
Pihak berwenang dan kontraktor proyek diharapkan memberikan klarifikasi terkait tuduhan tersebut. Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan mengenai insiden tersebut. Mahmuddin, berharap ada tindak lanjut yang serius untuk memastikan kualitas infrastruktur yang baik dan aman.
Sementara itu, video terus menyebar luas di media sosial, memicu berbagai reaksi dari netizen yang mengkritik dan mempertanyakan integritas proyek pembangunan jalan di daerah tersebut.
Setelah tim Media Monitoring News diturunkan ke titik lokasi dari vidio itu di ketahui lokasi proyek pengaspalan jalan tersebut berada di kampung Buntubarana kecamatan Suli Tim juga tidak melihat ada nya papan proyek pekerjaan tersebut
Padahal sudah di atur dalam UU keterbukaan informasi publik no 14 tahun 2008 PP nomor 61 tahun 2010
Penulis : Mahmuddin
